Tampilkan postingan dengan label money management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label money management. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 September 2014

Pengertian Maximal Drawdown


Yang dimaksud dengan maximum drawdown adalah berapa besarnya loss berturut-turut yang mungkin terjadi dalam trading Anda. Mari Kita mulai dengan sebuah perumpamaan: Katakanlah Kita memiliki sebuah trading system yang mampu memberikan akurasi profit sebesar 70% dalam tiap bulannya. Artinya dalam satu bulan maka kemungkinan Kita memperoleh profit dari model trading yang Kita miliki adalah 70% dan 30% lainnya adalah loss. Atau dalam 100 kali transaksi maka 70 kali posisi yang Kita buka adalah untung dan 30 lainnya rugi. Lumayan bagus bukan?

Tetapi itu saja tidak cukup. Money management menentukan disini. Bagaimana apabila Kita mengalami loss yang 30 kali itu secara berturut turut? Jadi dari trade pertama hingga trade ke tiga puluh Kita mengalami loss dan barulah trade ke 31 hingga ke 100 profit Kita peroleh. Nah masalahnya apakah dana yang tersisa setelah trade ke 30 masih mencukupi untuk bertransaksi di trade ke 31 dan seterusnya? Inilah yang dimaksud dengan drawdown. Berapa besarnya drawdown maksimum yang mungkin terjadi?

Mungkin ada diantara Anda yang berkata: “Wah tidak mungkin Saya mengalami loss 30 kali berturut-turut!” Kenapa tidak? Bukankah Kita bukan dewa? Atau tidak perlu 30 kali 10 kali saja mungkin sudah membuat Kita berpikir berulang kali dengan sistem trading Kita.

Ok, kembali ke kasus 30 kali loss berturut-turut itu. Jadi bagaimana solusinya? Solusinya ada beberapa cara:

Memperbaiki sistem trading Anda sehingga tidak lagi menjadi 70:30 misalnya menjadi 90:10.

Kelihatannya memang sangat baik bukan? Tapi ini jelas tidak mudah. Memiliki sistem yang mampu memprediksi 90 persen pergerakan harga dengan akurat tentu membutuhkan waktu yang tidak singkat kalau tidak mau Kita katakan bertahun-tahun. Ya ini memang solusi teoritis terbaiknya namun secara realistis ini sulit.
Read More

Minggu, 07 September 2014

Mengapa Menggunakan EA (Bag. 2)

Selain strategi, psikologi, dan money manegement yang baik, broker juga menentukan keberhasilan dalam bertrading. Broker yang curang, tentu saja akan menggagalkan semua persiapan baik anda. Untuk itu, bijaklah dalam memilih sebuah broker.
Eksekusi order no requotes, spread rendah, koneksi yang stabil. Dan tentu saja kemudahan dan kecepatan withdrawal (bukan hanya depositnya secepat kilat, tapi withdrawal butuh berhari-hari), ikut menentukan keberhasilan kinerja sebuah sistem trading, baik manual maupun otomatis.
Ada beberapa broker yang melarang menggunakan ea di platform mt4 nya. Menurut hemat saya, jauhi saja jenis broker semacam ini. Karena jelas, seprofitable apapun strategi anda, bisa dipastikan akan kalah dengan mereka. Kenapa? karena sudah jelas order anda akan dicurangi. Entah itu ketika TP tidak bisa diclose (requotes), atau SL yang terlalu cepat dan lancar menyambar (personal experience penulis).
EA karena diprogram berjalan otomatis dan cepat, memerlukan vps. Dengan vps, kita tidak perlu menghidupkan pc atau laptop seharian. Cukup dengan memantau dari hp berandroid yang terpasang mt4 kita bisa real time melihat kinerja ea yang menghasilkan profit secara 24 jam.
Dalam hal expected gain (harapan pencapaian hasil) sebuah ea, tentunya tidak akan bisa dipastikan. Kenapa? Karena memang pergerakan market juga tidak pasti. Market mengenal beberapa sesi, diantaranya, trending, sideways, dan countertrend. Meski expected gain sebuah ea tidak bisa dipastikan, namun tentu saja, bisa diperkirakan. Karena layaknya sebuah sistem yang sudah diuji coba, tentu hasil itulah yang menjadi harapannya.
Riset EA kami, melalui beberapa tahapan (fase). Pertama sekali adalah backtest, kemudian cent account, selanjutnya ke standar account. Masing-masing fase ditempuh dalam minimal waktu 3 bulan.
Pada akhirnya semua keputusan tetap di tangan anda. Konsistensi dan ketahanan modal tetap merupakan elemen penting dalam dunia trading. Dan tentu saja dengan menggunakan ea dari kami, support dan update dari kami akan selalu anda dapatkan.
Regards,
Wisefx
Read More

Sabtu, 06 September 2014

Mengapa Menggunakan EA (Bag.1)

Faktor psikologi dalam bertrading seringkali disepelekan. Karena memang halus dan invisible. Padahal sudah banyak ekses negatif yang terjadi dikarenakan adanya instabilitas psikologi dan emosi dalam menghadapi market yang memang tidak bisa serta merta menuruti kemauan dan feeling serta pemikiran kita.
Kondisi psikologi yang terbawa emosi, ditambah dengan pengaturan money management yang tidak terukur menyebabkan safety dalam bertrading menjadi terkesampingkan.
Ujung-ujungnya tentu bisa ditebak : over trade. Selanjutnya, meskipun balance mungkin bertambah, namun equity menjadi tergerus, dan hanya berharap dengan harga balik arah (menurut pemikiran dan perasaan kita saja).
Fikiran dan perasaan terkuras. Fokus dan obyektifitas dalam melihat chart sudah tidak dalam koridor "in the zone" lagi. Dan akhirnya MC lagi.
Dengan menggunakan EA yang telah didesain sedemikian rupa. 2 faktor penting diatas sudah bisa diantisipasi. Psikologi dan money management. 2 faktor vital yang malah seringkali disepelekan. Dan karena EA kami juga sudah melalui tahap riset yang memakan waktu (dan biaya juga tentunya), maka setidaknya setting EA telah kami setup agar bisa survive dan adaptif terhadap pergerakan market yang semakin lebar dan volatile akhir-akhir ini.
Oleh karenanya kami sangat tidak menganjurkan EA di intervensi dan digabung open posisinya dengan sistem trade lain, karena ini berkaitan dengan ketahanan modal akun itu sendiri.
(Bersambung)
Read More

Contact Us

Hubungi kami agar kami bisa segera membantu Anda



Designed By Blogger Templates